Read Beauty and The Best by Luna Torashyngu Online

beauty-and-the-best

Ira punya semua yang diinginkan cewek seusianya: kecantikan, profesi model, kepopuleran di sekolah, dan cowok yang keren dan tajir. Cuma satu kelemahan Ira: kalo ulangan pelajaran eksakta, nilainya nggak pernah lebih dari empat! Ini jelas lampu kuning buat Ira, apalagi dia udah kelas tiga SMA.Karena itu, saat Ira nerima tantangan untuk bertaruh, siapa yang bisa lulus SPMBIra punya semua yang diinginkan cewek seusianya: kecantikan, profesi model, kepopuleran di sekolah, dan cowok yang keren dan tajir. Cuma satu kelemahan Ira: kalo ulangan pelajaran eksakta, nilainya nggak pernah lebih dari empat! Ini jelas lampu kuning buat Ira, apalagi dia udah kelas tiga SMA.Karena itu, saat Ira nerima tantangan untuk bertaruh, siapa yang bisa lulus SPMB dan masuk perguruan tinggi dan jurusan yang passing grade-nya lebih tinggi, jelas teman-temannya nggak percaya. Jelas itu mission impossible! Gimana nggak? Lawannya Kelly, cewek paling pinter di sekolahnya!Tapi Ira cuek. Dengan segala cara dia berusaha memenangkan taruhannya dengan Kelly, termasuk meninggalkan dunia model, dan minta diajar privat Aldo, anak "aneh" dan nggak punya teman di kelas, tapi pinter banget. Ira ingin ngebantah mitos yang mengatakan cewek cakep tuh kemampuan otaknya payah. Ira pengin semua orang tahu model kayak dia juga bersaing dengan ribuan lulusan SMA lain, dan masuk perguruan tinggi negeri terfavorit di negeri ini melalui jalur SPMB....

Title : Beauty and The Best
Author :
Rating :
ISBN : 9792221611
Format Type : Paperback
Number of Pages : 204 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Beauty and The Best Reviews

  • Devina
    2019-03-23 03:31

    Kalau selama ini kita biasa mendengar istilah Beauty and The Beast (Si Cantik dan Si Buruk Rupa) kali ini bukan kisah dongeng si cantik dan pangerannya yang buruk rupa yang bakal kita temuin dibuku ini.. Disini adanya Ira dan Kelly, Beauty and The Best (Si Cantik dan Si Pintar kalau saya terjemahkan..) Ira cantik, ngetop, populer, dan seorang model, cuma sayang kecantikannya tidak sesuai dengan prestasinya disekolah. Nilai-nilai Ira selalu merah dan anjlok.. Padahal dia sudah hampir UAN. Ada lagi Kelly, gadis yang berpenampilan sederhana, tapi cerdas luar biasa.. Kelly selalu mengganggap kalau cewek2 cerdas itu berotak dangkal. Maka dia nantangin Ira buat taruhan siapa yang bisa masuk ke perguruan negri favorite yang menuntut nilai kelulusan tinggi yang terkenal ketat dalam menyeleksi calon mahasiswa.. Bingung donk si Ira dapet tantangan kaya gini.. Kapasitas otaknya dirasa gak bisa menuhin tantangan Kelly, tapi kalau mau nolak gengsi dong, masa dia takut ama tantangan kaya gt.. Akhirnya diterima juga tantangan Kelly ini..Ceritanya lumayan.. 3 bintang utk ceritanya.. Setuju banget ama moral cerita disini, tidak ada yang mustahil asal kita mau mencoba dan berusaha sekeras mungkin untuk mencapai apa yang kita mau. Seperti juga satu hal lagi yang saya setuju, tidak ada orang yang benar2 bodoh, yang ada hanya sifat pemalas yang menghambat langkah maju kita..

  • Jessica Ravenski
    2019-02-26 06:20

    Cerita ini bermula dari Kelly -siswa terpintar di sekolah- yang menantang Ira untuk mendapatkan nilai tertinggi di ujian dan mendapatkan perguruan tinggi negeri terfavorit (entah apa namanya, aku juga lupa).Ira yang sebenarnya tidak mungkin bisa memenangkan taruhan ini terpaksa menyetujuinya. Dengan bantuan Upi, ia meminta Aldo -teman sekelasnya yang pintar- untuk mengajari Ira. Tapi siapa sangka, ternyata Aldo adalah sepupu Kelly.Lambat laun, Ira menyukai Aldo, tetapi ia mendapatkan kenyataan lain kalau Upi juga menyukai Aldo. Bagaimana kisah selanjutnya? Baca sendiri di Beauty and The Best.---Ceritanya tidak sesingkat reviewku, karena aku sedang malas menulis review jadinya aku hanya menuliskan garis besarnya. Ceritanya sangat seru untuk dibaca :) Beauty and The Best ini juga akhirnya dibuat series Best of The Best dan Golden Bird. Walaupun ceritanya berbeda, tetapi intinya tetap sama. Tidak semua perempuan yang bergaya dan terlihat cantik itu bodoh.Karena kurasa novel ini mampu menghiburku aku memberikan rating 5 untuk buku ini. Wajib dibaca buat penggemar novel ringan :)

  • Wu
    2019-03-14 05:38

    Untuk ukuran TeenLit udah OK, nvlnya jg ada 'isinya'.

  • 루스ㅣㅐㅣ
    2019-03-13 10:39

    This book is so down to earth. how the model and how they're doing at school, how many people doesn't like her bacause she's popular or etc. and how they're trying to compete with people that SMART!

  • Uthie
    2019-03-01 05:22

    Pada usia remaja menjadi cewek populer di sekolah, punya tampang cantik, serta punya cowok yang keren dan tajir adalah impian hampir semua remaja cewek. Namun hal tersebut bukan impian lagi bagi Ira. Selain populer, cantik, dan punya cowok keren, ia juga seorang model. Ia sering memenangkan acara pemilihan model tingkat remaja. Namun Ira punya kelemahan terbesar : nilainya selalu hancur-hancuran di pelajaran eksakta. Cewek cantik itu biasanya bego. Itu yang diyakini oleh Kelly, cewek paling pintar di sekolah Ira. Dan sosok Ira membuktinya kalimat tersebut. Cantik sih, tapi kalau nilai gak pernah jauh dari angka empat berarti cewek bego kan? Ira merasa tertantang oleh hal tersebut dan menerima tantangan Kelly untuk bertaruh siapa yang bisa lolos ujian masuk perguruan tinggi negeri dengan passing grade yang paling tinggi. Toh, Ira kan gak bego-bego banget. Dia cuma belum menemukan guru yang tepat untuk mengajarinya.Dengan bantuan ketiga sahabatnya, akhirnya Ira mendapatkan seorang guru privat. Guru privat Ira cukup spesial. Dia seumuran dengan Ira, cowok, dan... terkenal pintar banget. Ira juga memutuskan untuk istirahat dari dunia modelling demi kesuksesan misinya. Walaupun Aldo, sang guru privat, sangat menyebalkan tapi dia terbukti sukses mengajari Ira. Yah.. setidaknya ujian tengah semester Ira tidak separah yang dulu.Tidak hanya Ira yang mengalami perubahan dalam nilai ujiannya. Namun Aldo pun berubah. Dia menjadi sedikit lebih terbuka dan mau bercerita pada Ira. Aldo bercerita tentang kehidupannya bahkan mengajaknya ke tempat Ayahnya bekerja di Museum Geologi. Aldo tidak lagi seperti saat pertama kali ia mengajar Ira. Kaku, galak, dan sulit tersenyum. Sementara bagi Kelly sendiri. Dia punya masalahnya sendiri. Mamanya ingin dirinya mengikuti jejak abang-abangnya yang kuliah di Fakultas Kedokteran, menjadi seorang dokter seperti Papa. Tapi Kelly punya keinginannya sendiri. Kalau Ira berani meninggalkan dunia modelling demi taruhan dan masa depannya, apa Kelly juga seberani itu untuk mengatakan pada Mama kalau dirinya tak ingin kuliah di Faluktas Kedokteran.Cerita dalam buku ini merupakan retelling dari dongeng lawas Beauty and The Beast. Cukup menarik juga mengingat bukannya menghadirkan sosok The Beast namun justru sosok The Best yang muncul yang membuat cerita jadi berbeda.

  • Winda Fabiola
    2019-02-25 06:31

    Nggak tau kenapa, saya nggak pernah bisa untuk bener-bener suka sama novel-novelnya Luna, meskipun saya ngikutin novel-novelnya (khususnya yang genre sci-fi). Saya udah baca belasan novel Luna. Saya udah hafal sama kekhasan Luna dalam menulis. Gaya bahasanya yang santai dan ringan; kecenderungan mengganti vokal ‘ai’ pake ‘ae’ (mis. baik - baek, main - maen, dsb); kecenderungan tokohnya untuk nggak menggunakan kata ganti orang pertama untuk menyebut dirinya sendiri (lebih milih nyebut namanya daripada nyebut ‘aku’, ‘gue’,dsb, khususnya kalau tokohnya cewek); tokoh utamanya (yang kayaknya hampir selalu cewek) biasanya udah punya pacar atau minimal gebetan, terus ketauan kedoknya buaya; kebiasaan Luna untuk ngegantung cerita, terus baru dibuka di akhir (kadang pake flashback), dan beberapa hal lainnya yang bagi saya merupakan ciri khas Luna. Saya udah familiar sama itu semua, tapi tetep nggak bisa menikmatinya. Biasanya, ada twist menarik di setiap novel Luna yang akhirnya membuat saya mengikhlaskan bintang tiga untuk novelnya. Tapi di Beauty and the Best nggak ada. Padahal kisahnya udah dibuat senyata mungkin, selogis mungkin, tapi saya tetep nggak sreg. Maaf ya, kali ini saya bener-bener nggak bisa ngasih lebih dari dua bintang...

  • Priscilla Eveline
    2019-03-08 06:31

    Suka sama jalan ceritanyaa, tapi kurang sreg aja sih sama cara dialog yg trlalu kaku which is instead of nyebut "aku" mreka nyebut nama sendiri. Contoh: "Ira seneng....... " "Musik adalah bagian dari Kelly sendiri......." but yaa menarik, jarang sih ada konsep crita yang kayak gini (si cantik dan si pintar)..

  • A.A. Muizz
    2019-03-12 04:45

    Yang mengganggu cuma tokoh-tokohnya yang memilih menyebut namanya sendiri alih-alih make pengganti "aku". Satu tokoh sih nggak masalah. Ini hampir semuanya.

  • Stefanie Julianto
    2019-03-05 05:42

    akhirnya gue punya novel ini juga, setelah sekian lama hanya baca dari perpus (selama SMP dan SMA) dan pinjem dari tempat penyewaan (selama kuliah)~well, re-read buku ini mengingatkan gue sama kegalauan waktu milih jurusan kuliah di masa SMA. hahahaa... dan berhubung gue grown-up di Bandung, yeaah, i quite familiar with the university and places in the book.Now, back to review : Beauty and The Best.menceritakan tentang seorang model, Ira, dan taruhannya dengan Kelly. Taruhannya adalah mereka harus melewati SPMB dengan passing grade yang lebih tinggi. Ira kemudian dibantu oleh Aldo (yang ternyata adalah sepupunya Kelly) untuk belajar.Well, gue iri sama kepintaran kejeniusan Kelly. Dia bisa mencapai nilai 'segitu' tanpa belajar serius. Dia bisa memainkan alat musik hanya dengan memperhatikan orang yang memainkan alat musik tersebut. wew. amazing. Kemudian Aldo. hahaahahaa. gue jadi inget diri gue sendiri kalo ngebaca tentang kelakuan Aldo. Gue sendiri kutu buku, dan paling benci kalo diganggu kalo lagi baca. Gue juga pernah boong ke orang yang mengganggu aktifitas membaca gue. :D Buku ini membuktikan bahwa tidak semua orang yang cantik itu memiliki otak yang kosong. Mereka bisa kalau mereka mau berusaha.Really loves this book (kalo nggak nggak mungkin gue bela-belain nyari buat PUNYA ni buku) hahahaa... MUST READ GUYS! ;)

  • Meeey
    2019-03-27 07:30

    Dalam novel Beauty and The Best ini, Luna mengisahkan tentang bagaimana persaingan dua gadis yang berbeda latar belakang dan pribadi. Ira punya semua yang diinginkan cewek seusianya: kecantikan, profesi model, kepopuleran di sekolah, dan cowok yang keren dan tajir. Cuma satu kelemahan Ira: kalo ulangan pelajaran eksakta, nilainya nggak pernah lebih dari empat! Ini jelas lampu kuning buat Ira, apalagi dia udah kelas tiga SMA.Karena itu, saat Ira nerima tantangan untuk bertaruh, siapa yang bisa lulus SPMB dan masuk perguruan tinggi dan jurusan yang passing grade-nya lebih tinggi, jelas teman-temannya nggak percaya. Jelas itu mission impossible! Gimana nggak? Lawannya Kelly, cewek paling pinter di sekolahnya!Tapi Ira cuek. Dengan segala cara dia berusaha memenangkan taruhannya dengan Kelly, termasuk meninggalkan dunia model, dan minta diajar privat Aldo, anak "aneh" dan nggak punya teman di kelas, tapi pinter banget. Ira ingin ngebantah mitos yang mengatakan cewek cakep tuh kemampuan otaknya payah. Ira pengin semua orang tahu model kayak dia juga bersaing dengan ribuan lulusan SMA lain, dan masuk perguruan tinggi negeri terfavorit di negeri ini melalui jalur SPMB. Pengen tahu endingnya? Let’s READ :)

  • Nhana Syifa
    2019-03-17 06:29

    RESENSI NOVELJudul:beauty and the bestPengarang:Luna torashynguPenerbit:PT.Gramedia Pustaka UtamaCetakan pertama:Juni 2006ISBN:979-22-2161-1tebal buku:298 halaman Novel ini mengisahkan tentang dua anak SMA,yang bernama Ira dan Kelly.Cewek bernama Ira ini adalah seorang bintang model,kaya,cantik, namun tidak pandai dalam pelajaran EKSAK.Dan cewek saingannya adalah Kelly,dia anak yang pintar namun sombong. Suatu saat Kelly mempunyai argumen untuk disampaikan kepada Ira "kenapa sich setiap orang yang wajahnya cantik namun tidak diimbangi dengan otaknya,alias OON".Spontan Ira tidak setuju dan semua konfliknya berawal dari pembuktian bahwa tidak semua anak yang cantik otaknya selalu OON.Mereka berdua taruhan siapa yang benar-benar pintar dan masuk ke PTN yang passing gradenya tertinggi. Kelebihan novel ini adalah memberi inspirasi/motivasi kepada pembaca agar jangan mudah menyerah dan takut pada hal yang tidak mungkin terjadi sebelum ada usaha.kekurangan novel ini dalah banyak percakapan yang bahasanya terlalu datar,dan akhir ceritanya mudah ditebak oleh si pembaca.

  • Tiara Orlanda
    2019-03-10 11:15

    Kecantikan biasanya berbanding terbalik dengan otak. Jadi biasanya orang yang punya ‘tampang’ biasanya kemampuan otaknya kurang. Demikian sebaliknya.Statement inilah yang ingin Ira bantah. Ira bertaruh dengan Kelly, mereka taruhan siapa yang bisa lulus SPMB dan jurusan yang passing grade-nya lebih tinggi.Yang menyenangkan dari buku ini adalah semua ceritanya masuk akal, gak mengada-ada. Positif buat anak-anak remaja. Karena disini diceritain bahkan Ira yang biasa nilainya pas-pasan bisa juga maju, karena belajar.Romance remaja yang ada dibuku ini tidak berlebihan. Cover-nya sangat menggambarkan isi bukunya. Warnanya juga eye-catchy :)Salah satu informasi yang aku suka di buku ini tuh soal PYRITE. Jadi Pirit ini adalah mineral yang hampir mirip sama emas. Cuma bedanya adalah di kekerasan dan daya tahannya., terus soal passing grade, pokoknya yang soal universitas gitu. Dimana pas baca buku ini tuh aku masih SMP dan buta soal universitas pastinya. Tapi karena baca buku ini akhirnya nyaritau di google ,passing grade itu apa. Jadi pas SMA pun sedikit banyak udah tau

  • Nava Dara
    2019-03-11 09:26

    Cerita ini pada dasarnya dimulai dengan hasrat Ira untuk menunjukkan bahwa cewek cantik itu nggak semuanya nggak punya otak seperti yang dianggap oleh Kelly, gadis paling cerdas di sekolahnya.Yang menarik gue beberapa tahun lalu buat ngecek buku ini di Gramedia pertama adalah judulnya. Seperti plesetan dari judul cerita klasik "Beauty and The Beast".Tapi pas gue baca ... yah. Lumayanlah. Lumayan menghibur, lumayan mengecewakan. Menghibur soalnya si Ira menarik; meski dia model, dia ternyata masih peduli sama nilai dan sekolah (meski gara-gara Kelly). Kemudian ada nilai moral penting seperti gimana kita ngggak boleh nyerah memperjuangkan sesuatu sebagai komitmen kita. Sesuatu yang positif tentunya.Mengecewakan, karena terlepas dari semua konten yang gue suka, ini cuma teenlit biasa. Penuh dengan intrik remaja yang biasa ditemukan di ftv manapun. Sifat dan kehidupannya si Ira juga biasa aja, stereotip orang cantik yang up-to-date. Syukur-syukur nggak sombong.Penulisannya ringan dan ngalir aja.Overall, novel ini cukup worth dibaca untuk ukuran novel ringan.

  • Nur Fadilla Octavianasari
    2019-03-14 09:40

    tidak sperti karya kak luna sebelumnya, baiklah disini saya salah baca. kebanyakan novel kak luna yang saya baca diawali dari yang baru trus mundur ke belakang. sebenernya udah lama nyari-nyari ini teenlit ke temen dan rentalan. eh sampai tahun bergantipun pinjeman tak kunjung datang. sepertinya keadaan emang suka bermain-main dengan saya. dengan entengnya dan tanpa usaha sekalipun saya menemukan ini buku tergeletak begitu saja dikamar kosan temen . what a .....!balik ke cerita, saya sih lebih prefer ke mawar merah and d'angel series. mnurut saya ceritanya lebih seru aja, ada gregetnya saat membaca. unutk seri Beauty and The Best ini saya masih prefer ke 2 seri terakhir. Memang overall buku ini intinya menarik, persahabatan, perselisihan, cinta, dikhianati, yah khas remaja sekali, namun masih oke kalo buat penghilang stress saat weekend :)

  • Ajeng Diliantami
    2019-03-26 11:36

    Agak kurang tertarik baca bukunya sebenernya. Tapi tetep dibaca kok, karena udah terlanjur minjem. Hehe. Cover sama judulnya menurutku nggak terlalu menarik perhatian pembaca karena terlalu biasa. Sekilas mbaca judulnya aku kira "Beauty and The Beast" tapi, setelah dibaca lagi ternyata "Beauty and The Best". Ceritanya menurutku agak muter-muter ya. Bahasa yang digunakan tokohnya juga agak kurang mengenakkan untuk dibaca. Maksudnya apa nggak sebaiknya pake aku-kamu atau gue-lo aja biar lebih enak gitu. Endingnya aku kira Ira balikan sama Reza, terus Upi sama Aldo. Eh, ternyata Ira sama Aldo. Hehe. Sorry to say, tapi saya cuma bisa kasih 2 bintang untuk buku ini.Tapi tetap berkarya buat Kak Luna! :)

  • Afifah
    2019-03-07 03:29

    Re-read buku ini dan perasaan saya masih sama seperti saat membaca pertama kali. Masih khas Luna Torashyngu, dengan misteri2 kecil di beberapa tempat. Bahasa yang agak kaku tapi udah terbiasa. Relatable banget, karena aku bisa dengan jelas memvisualisasikan kejadian dalam buku. Yang berbeda dari saat pertama kali saya membaca buku ini adalah typo. Seingat saya, buku ini sudah saya beri label bahwa typo yang ada parah banget. Saat saya membaca kedua kalinya, yang saya tangkap itu bukan typo tapi pengulangan. Ada kata yang diulang maupun baris kalimat yang diulang saat membalik halamannya. Overall, 3 bintang karena lumayan untuk jadi light reading meskipun tidak suka banget.

  • Angela Yosephine
    2019-03-25 04:34

    Ini novel teenlit pertama yg aku baca waktu SMA, aku seneng banget sama ini buku,waktu ilang aku beli lagi,kemarin aku ke gramed cover bukunya udah ganti jadi warna putih gitu.Oke jadi ceritanya tentang Ira,model yang mau matahin mitos kalo cewe cantik pasti ga pinter. Ujung-ujungnya akhirnya diterima di Univ.Negeri walaupun yg passing grade nya kecil (menurut aku) Yg aku suka pas diceritain gimana Ira belajar dari yg awalnya nilai 4 sampai akhirnya sukses ikut ujian. Karakter Ira sama Aldo nya aku juga suka banget,lucu.Mudah-mudahan ada lanjutannya :)

  • Octharina
    2019-03-03 04:28

    Kisah dua orang remaja SMA, yang satu primadona di sekolahnya karena kecantikannya dan satunya si juara umum di sekolahnya. Mereka tak bisa akur dan selalu berselisih dan saling menilai buruk satu sama lain. Stereotip bahwa cewek cantik pasti bodoh dan cewek jenius pasti tidak punya teman. Namun pada akhirnya mereka bersahabat saat mulai mengenal bahwa tidak semua hal-hal buruk yang mereka pikirkan adalah benar. Akhirnya mereka bisa menerima kekurangan masing-masing, serta saling menghargai kelebihan masing-masing.

  • Radewa
    2019-03-15 11:39

    ini novel sebenernya udh lama tapi aku nya aja yg baru baca hehe.. dari awal emg udh tertarik sama novel ini tapi apalah daya uangku tak ckup utk harus terus dbelikan novel, finally aku dpt bku ini taman bacaan lokal, thx :) *curcol, abaikan*sukaaa sama novel ini, dan timingnya emg pas bgt, novel ini bercerita d latar waktu yg sama kayak aku, yaitu masa akhir sma. jd gatau knp rasanya kyk lg msk d dunianya ira. buku ini recomendeed bgt buat kalian yg lg ngisi waktu luang menunggu hasil ujian masuk universitas ;;)

  • Asmira Fhea
    2019-03-01 04:20

    Bagusnya novel ini, bisa membangkitkan semangat pelajar yang masih remaja punya full schedule di samping sekolah. Di luar sana, ia harus berkarier dan berjuang atas popularitasnya, sementara di dalam sekolah ia harus berusaha lebih keras lagi untuk mendapatkan hasil yang bagus dalam akademisi. Sementara tokoh antagonis yang diceritakan di situ, memiliki karakter sebaliknya. Punya nilai-nilai akademisi yang bagus di sekolah, tapi kesulitan buat bisa nyalurin hobynya untuk jadi profesi karena kurangnya ridho sang ibu.-AF:)

  • Adelia Ayu
    2019-02-27 11:22

    Setelah mencari bertahun-tahun novel ini, akhirnya berhasil juga nemuin novel ini, walaupun dengan cover baru. Dan yay, ngga nyesel! Bacaan ringan tapi berhasil menghibur! :)Biasanya sih kita sering mendengar dongeng dengan judul Beauty and The Beast, namun di novel ini sekarang berbeda.Aku kira sifat Ira bakal sombong, ternyata engga, bagus lah~ Nilai moralnya juga bagus banget.Penasaran banget sama Kelly, mau lanjut di novel selanjutnya~

  • Janita Ysrs
    2019-03-01 06:29

    pas mau beli, gue tertarik sama judul novel nya. lucu kan? :-p teenlit ini bercerita tentang si "cantik" yang di anggap bodoh oleh si "pintar" tetapi in the end si "cantik" bisa buktiin kalo dia gak cuma cantik, tapi pintar juga. si "cantik" pun mengenal si cowok "aneh" but, who knew.... si "cantik" ternyata jatuh cinta sama cowok itu. tokoh si "cowok aneh" dalam teenlit ini sangat unpredictable. :D

  • Shirley Ririhena
    2019-03-07 08:27

    Novel teenlit pertama (juga satu-satunya) dan favorit yang aku baca saat SMPaku suka cerita novel ini, gak muluk-muluk dan realistik walaupun ada sedikit unsur yg romantis 'aaww' tapi gak cheesy overload. Karakternya juga menyenangkan, manusia yg punya kelemahan dan kelebihan dengan masalah kehidupan normal/sehari-hari remaja dan novel ini juga yg bikin aku makin jatuh cinta sama Bandung & bebatuan :p. Dan sekarang mau difilmkan, omg brb nyari ini novel di tumpukan buku lama.

  • Nelly Auliani Sulistian
    2019-03-27 03:18

    Bahasa dan alurnya teenlit sekali.Bagusnya karena cerita yang terkandung dalam buku ini mengandung inspiratif, yang bisa dengan mudah ditangkap oleh remaja.

  • Priscilla Wibowo
    2019-03-08 08:24

    Yah, sinopsis di belakangnya kayaknya udah menggambarkan semuanya deh wkwk... jadi gak perlu ditulis lagi kan?4 bintang. Simply karena tokoh cowoknya yang gak biasa. Biasanya kan kalo novel, tokoh cowoknya selalu yang too good to be true, tapi novel ini enggak. Dia nerd, dia sederhana, tapi keren aja gitu hehehe

  • Putri Andhika
    2019-02-24 04:42

    Lagi-lagi saya membaca novel dari pinjaman teman =)) Bagus, suka. Tapi yang kuingat dari memori sewaktu SMA saat membaca novel ini itu kurang ngena. Tapi keseluruhan bagus, di mana ternyata si pintar punya keinginan yang berbeda dari orang tuanya, anti-mainstream dan happy ending. Itu kesukaanku waktu konfliknya yg lumayan oke :)bd 4 bintang!

  • Izza
    2019-03-22 06:22

    good noveltentang cewek bernama susana irawani alias ira.yang ditantang oleh kelly.ira mau nunjukin bahwa dia gak cuma cantik tapi juga bisa nembus PTNgood novel.nunjukin semangat. tak pantang menyerahjadi membuat semangat buat masuk PTN yang saya inginkan

  • Muthi El
    2019-03-01 08:18

    Kereeeennn, gregetan sendiri bacanyaaaaaaaa

  • Randy Kurniawan
    2019-03-18 06:43

    Aha! This book is my most favorite among all of Luna's book. It gave a very fresh and natural story of teenage life. Very entertaining. Kudos for Luna!

  • Nezka Ginting
    2019-03-10 06:29

    Dalam buku ini sudah dapat kata khas ala Luna Torashyngu,, lumayan bagus tapi tidak terlalu greget