Read Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita: Buku Puisi by Sapardi Djoko Damono Online

Title : Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita: Buku Puisi
Author :
Rating :
ISBN : 9786028876094
Format Type : Hardcover
Number of Pages : 72 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita: Buku Puisi Reviews

  • Teguh Affandi
    2019-03-06 04:47

    liburan nyepi semakin syahdu dengan sajak-sajak milik sapardi yang kembali dicetak ulang oleh gramedia. dalam buku ini sajak-sajak membahasa hal-hal remeh, sederhana, yang juga dibahasakan dengan sederhana. namun kesederhanaan itu justru menghadirkan ruang lebih lebar untuk menjajaki perenungan mendalam. saya suka. dan saya suka sajak ice cubeice cubedua ice cube dicungkil dari sebuah tray di freezer...... sejak dimasukkan freezer, yang satu membeku di sudut sini satunya membeku di pojok sana.setengah gelas coca-cola-OMG!keduanya dicemplungkan ke dalamnya; sebentar terdengar ribut berdenting-ini kemaraumereka pun cepat meleleh tak lagi bisa membedakan siapa yang aku siapa yang kamuada juga frasa yang paling makjleb si penghujung sajak berjudul ia bilang: pada suatu saat nanti, ketika sunyi menjadi satu-satunya bunyi, ia akan tanggal sendiri tanpa disentuh, sebentar berputar, tanpa gaduhjuga pusi di buku ketiga: perjalanan ke akhirat maknyeees

  • Nura
    2019-03-25 13:00

    Senyap Penghujan: Rendra/1/Senyap mengendap-endap dan hinggapdi ranting itu. Seekor burung mematuknyaーia terbang menyanyikan aroma pandansepanjang musim penghujan./2/Ada seekor burung menukik dan hinggapdi ranting itu. Sunyi sembunyi di sayapnyaーsenyap di sela bulu-bulunya./3/Senyap, sunyi, burung, dan juga hujankhusyuk dalam aroma kebiru-biruan.p.28#courtesy of iPusnas

  • Henny
    2019-03-01 13:14

    GRC 2018 22/71.

  • Nauka N.
    2019-02-28 07:11

    not gonna write proper review (again), because I lost my words for this. anyway here's a piece of my favourite poetry:"dua ice cubes dicungkil dari sebuah tray di freezer.... sejak dimasukkan ke freezer, yang satu membeku di sudut sinisatunya membeku di pojok sana.setengah gelas coca-cola--OMG!keduanya dicemplungkan ke dalamnya; sebentar terdengar ribut berdenting- ini kemarau.mereka pun cepat meleleh tak lagi bisa membedakan siapa yang aku siapa yang kamu."solid 4 stars for this!

  • Indah Threez Lestari
    2019-03-25 11:51

    371 - 2017

  • Susyi Illona
    2019-03-21 09:46

    kurang suka dengan puisi-puisi sapardi di buku ini.

  • Willy Akhdes
    2019-03-09 13:10

    Sendu, namun tetap tabah, setabah hujan bulan Juni.

  • Gloria Avilia Loupatty
    2019-03-02 08:53

    Apa piano perlu gerimis untuk meredakan biola ?(Sehabis nonton konser, hal 38)

  • Nonna
    2019-03-01 09:16

    Ada tulisan yang saya garis bawahi; bagus sekali. Tapi ada pula yang saya baca sangat cepat.

  • Dina
    2019-02-23 10:09

    "Kita ternyata terlalu angkuh untuk tidak setia, terlalu gagap untuk sekedar mengingat babak pertama.” (20)

  • Maghfira Aulia
    2019-03-09 13:02

    Saya suka sekali buku ini, Eyang Sapardi, bahkan saya lebih menikmatinya dibanding dengan Babad Batu yang baru saya batja sembilan halaman.